Aku bermimpi terlalu tinggi tentangmu.. dan jatuh pun
akhirnya sakit sendiri.. aku terlalu percaya diri, berharap engkau mengutarakan
rasa dan berkata cinta.. maafkan aku yang tak dapat menghentikan rasa ini, aku
sudah terlanjur mencintaimu.. terluka sendiri, menangis sendiri. Karena patah
hati ini ku rasakan sendiri.. aku sakit, bila kupandang fotomu itu. Aku sakit,
apabila kuingat tentang dirimu, tentang kenangan kita.. sakit di dalam hati
ini, saat kau bercerita tentang dia.. aku cemburu.. di dalam lubuh hati yang
terdalam rindu ini tersimpan, tak berani tuk diungkapkan, ingin aku memelukmu,
tapi engkau terlalu jauh, bersamanya.. kau pernah buatku berarti, isi lembaran
hati dengan bahagia… oh tuhan, mengapa aku begini? Haruskah dia kembali
menghibur dukaku?.. aku kembali terhanyut dalam semua memori indah itu
menyeretku kepada masa yang lampau bersamanya.. diriku mencintaimu, meski kutau
kau tak pernah mencintaiku.. rasa ini begitu dalam padamu.. tolong jangan
kecewakan perasaanku.. mungkin hati ini masih sanggup berharap, jika aku tak
pernah merasakan adanya engkau.. aku hanya ingin kau di sini, tak ingin ku
terbunuh sepi.. yang kubutuhkan hanyalah dirimu, tempatku berbagi suka dan
duka.. cinta memang tak pernah bias di tebak, sekalipun engkau bias membagi dua
hati.. dia yang selalu kau sebut namanya, yang selalu kau ceritakan di
depanku.. aku tersenyum, tetapi tidak dengan hatiku.. sampai kapan kau gantung
cerita cintaku? Sampai mungkin aku tak sanggup lagi & meninggalkan dirimu
untuk selamanya.. bukankah kau tak pernah cinta padaku? Jadi lupakanlah semua
tentang diriku.. walaupun sekalipun aku hanya membuatmu kesal.. ataukah yang
kau inginkan menganggap kau tak pernah kenal aku selamanya.. jangan lagi ingat
padaku.. aku terluka karena terlalu mencintaimu.. aku jadi skait karena
berusaha melupakanmu.. terlalu lama aku menahan diri, menanti cinta yang tak
pasti.. tidakkah kau melihat air mataku.. membawa luka.. terjatuh, ketika
mendengarmu mengucapkan cinta untuk dirinya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar